Admin
02 Januari 2026
KEJAKSAAN NEGERI BLORA
Suasana malam pergantian tahun 2025 menuju 2026 di Kabupaten Blora berlangsung meriah namun tetap khidmat. Bupati Blora, H Arief Rohman bersama jajaran Forkopimda melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik keramaian untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat pada Rabu malam (31/12/2025). Sebelum meninjau lokasi acara, Bupati terlebih dahulu mengecek Pos Pengamanan perbatasan Jateng-Jatim di Ketapang, Cepu, serta mengikuti koordinasi daring bersama Kapolri terkait pengamanan nasional Operasi Lilin Candi 2025.
Untuk pengamanan tahun baru, Pemerintah Kabupaten Blora membagi pusat kegiatan masyarakat ke dalam empat lokasi utama, yakni Car Free Night Cepu yang menghadirkan deretan artis seperti Woro Widowati dan Vivi Voletha yang menghibur warga di depan Kantor Kecamatan Cepu. Kemudian Wisata Religi di Masjid Jami Moetiah yang mengadakan acara pengajian umum bersama Ustad Hilman Fauzi yang dirangkai dengan undian umrah gratis. Ada juga panggung seni tradisional yang berlokasi di perempatan Grojogan. Ini menjadi pusat pelestarian budaya dengan penampilan Barongan Seloganti dan Kethoprak.
Selanjutnya panggung Utama MD Mall yang menjadi lokasi puncak pergantian tahun di Jalan Pemuda yang diisi oleh penampilan band-band lokal. Ada hal berbeda dalam perayaan tahun ini. Di tengah keriuhan di panggung utama Jalan Pemuda, Bupati Arief Rohman mengajak ribuan warga yang hadir untuk sejenak menundukkan kepala. Ia mengajak masyarakat mendoakan korban bencana alam yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. ”Sebelum menyambut tahun baru, mari kita berdoa agar saudara-saudara kita yang terkena musibah dikuatkan dan segera bangkit. Semoga ke depan Indonesia, khususnya Blora, dijauhkan dari segala bentuk bencana,” ujar Bupati di atas panggung.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga atas dukungan pembangunan selama 2025 yang membuahkan berbagai penghargaan nasional. Bupati berharap kebersamaan ini berlanjut untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur di tahun 2026. Puncak pergantian tahun ditandai dengan peniupan terompet dan pemukulan kenthongan secara serentak oleh Forkopimda. Meski jalanan dipadati warga, situasi dilaporkan tetap aman terkendali.