Admin
31 Desember 2025
KEJAKSAAN NEGERI BLORA
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menggelar evaluasi bagi ratusan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) formasi tahun 2020. Kegiatan ini digelar karena masa kontrak PPPK 2020 telah berakhir. Evaluasi kinerja ini dilakukan kepada sebanyak 286 PPPK 2020. Rinciannya terdiri dari 269 tenaga guru dan 17 tenaga kesehatan. Dalam evaluasi ini, seluruh PPPK tersebut dinyatakan lulus evaluasi. Dengan kelulusan ini, kontrak kerja PPPK 2020 diperpanjang. Penandatangan perpanjangan masa perjanjian kerja dengan Pemkab Blora ini dilakukan oleh Bupati Arief Rohman di Pendopo Kabupaten pada Selasa, 30 Desember 2025.
Dalam kesempatan itu, Bupati Arief mengungkap sebelumnya Pemkab Blora telah melantik sebanyak 359 PPPK Formasi 2020 pada tahun anggaran 2021. Namun, saat ini jumlahnya berkurang karena 21 pegawai meninggal dunia dan 53 orang ditarik menjadi PPPK dibawah Kementerian Pertanian. "Ini (penandatanganan) adalah merupakan momentum yang penting untuk kita, bahwa 286 PPPK yang merupakan bagian formasi tahun 2020 sudah menunjukkan dedikasi dalam pekerjaannya selama ini, selama masa perjanjian kerja," terang Bupati Blora. Bupati Arief menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi dari para PPPK atas kinerjanya selama lima tahun terakhir ini untuk Kabupaten Blora. "Dan sesuai dengan komitmen kita, bahwa ketika dedikasi kinerjanya baik, tentunya kita akan melakukan perpanjangan," terang Bupati. Menurut bupati, para PPPK yang melakukan perpanjangan kinerja telah memenuhi sejumlah ketentuan. Diantaranya kinerja minimal baik, kesesuaian kompetensi, memiliki integritas, tidak terjadi hukuman disiplin dari instansinya masing-masing, serta sehat jasmani dan rohani.
Disisi lain, Bupati Blora juga menyinggung kabupaten tetangga yang melakukan perjanjian PPPK selama satu tahun. Namun pihaknya berkomitmen selalu melakukan perpanjangan kontrak hingga lima tahun. Lebih lanjut, ia menjelaskan kontrak itu akan terhitung mulai 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2030. Kendati tetap menggunakan skema lima tahunan, ia menegaskan akan mengevaluasi hasil kerja PPPK setiap tahun. "Karena walaupun diperpanjang 5 tahun, tapi kita juga setiap tahun akan melakukan evaluasi terhadap kinerja PPPK. Untuk para guru, tenaga guru, tolong kami dibantu bagaimana membentuk SDM anak-anak yang berkarakter. Pastikan bahwa kualitas pendidikan kita ini terus meningkat setiap tahunnya," pesannya. "Untuk tenaga kesehatan, pelayanan kesehatan adalah garda terdepan untuk bagaimana masyarakat ini terlayani dengan baik," sambung Arief Rohman.