Admin
31 Desember 2025
KEJAKSAAN NEGERI BLORA
Sebanyak 286 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2020, menandatangani perpanjangan masa perjanjian kerja dengan Pemerintah Kabupaten Blora, Selasa 30 Desember 2025, di pendopo rumah dinas Bupati Blora. Penandatanganan disaksikan oleh Bupati Blora, dan dihadiri oleh Inspektur Daerah Kabupaten Blora, Kepala BKPSDM Kab.Blora beserta jajaran. Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan bahwa PPPK formasi tahun 2020 tersebut, masa kontraknya akan diperpanjang selama lima tahun, terhitung mulai 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2030, sebanyak 286 PPPK yang diperpanjang, rinciannya terdiri dari 269 orang tenaga guru dan 17 orang tenaga kesehatan. “Alhamdulillah pada pagi yang berbahagia ini kita masih diberikan kesehatan, kesempatan bisa melakukan acara ini, dan ini adalah merupakan momentum yang penting untuk kita, bahwa 286 PPPK yang merupakan bagian formasi tahun 2020 sudah menunjukkan dedikasi dalam pekerjaanya selama ini, selama masa perjanjian kerja,” kata Bupati Blora.
Bupati Blora menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi dari para PPPK atas kinerjanya selama lima tahun terakhir ini untuk Kabupaten Blora. “Dan sesuai dengan komitmen kita, bahwa ketika dedikasi kinerjanya baik, tentunya kita akan melakukan perpanjangan. Dan hari ini kita lakukan perpanjangan masa perjanjian kerja dari Bapak, Ibu, Semuanya berdasarkan hasil evaluasi yang sudah dilakukan oleh OPD terkait dan juga dari BKPSDM,” jelas Bupati Blora. Menurut Bupati Blora, para PPPK yang melakukan perpanjangan kinerja pada hari ini telah memenuhi sejumlah ketentuan, beberapa diantaranya seperti halnya kinerja minimal baik, kesesuaian kompetensi, memiliki integritas yang mana tidak terjadi hukuman disiplin dari instansinya masing-masing, dan sehat jasmani dan Rohani. “Bapak, Ibu, semuanya mendapatkan kinerja minimal baik semuanya dan juga selain capaian kinerja, ini terkait banyak dengan kesesuaian kompetensi baik yang guru, tenaga kesehatan. Ini sudah memiliki kualifikasi akademik dan sertifikasi sesuai dengan kebutuhan jabatan Bapak, Ibu, Semuanya,” ujar Bupati Blora. Oleh karena itu, berdasarkan hal tersebut, lannut Bupati Blora, Pemerintah Kabupaten Blora memberikan kepercayaan melalui perpanjangan masa perjanjian kerjasama selama lima tahun ke depan.
Terus Dievaluasi
“Di Kabupaten Blora masa kontrak PPPK mencapai lima tahun, sementara di kabupaten lain, bahkan ada yang hanya satu tahun. Ia menjelaskan bahwa PPPK yang masa kontraknya diperpanjang kali ini, masa kontraknya akan terhitung mulai 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2030,” ungkap Bupati Blora. Meski demikian, Bupati Blora menegaskan akan terus melakukan evaluasi kinerja bagi PPPK Kabupaten Blora setiap tahunnya. “Karena walaupun diperpanjang 5 tahun, tapi kita juga setiap tahun akan melakukan evaluasi terhadap kinerja dari Bapak/Ibu, semuanya. Untuk para guru, tenaga guru, tolong kami dibantu bagaimana membentuk SDM, anak-anak Blora yang berkarakter, pastikan bahwa kualitas pendidikan kita ini terus meningkat, sehingga dengan perkembangan zamannya ada,” ucap Bupati Blora.
Bupati Blora berharap tenaga kesehatan pelayanan kesehatan adalah garda terdepan untuk bagaimana masyarakat ini terlayani dengan baik. “Kami minta untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” imbuh Bupati Blora. Bupati Blora meminta agar para PPPK yang telah diperpanjang masa kontraknya tersebut dapat bersyukur, yakni dengan meningkatkan kinerjanya dan pelayanan. “Jadi kami tentunya berpesan dengan diperpanjangnya masa kerja Bapak Ibu semuanya, bahwa perjanjian kerja ini menjadi ruang untuk menunjukkan kinerja yang lebih baik lagi, menjaga profesionalisme dan terus meningkatkan kompetensi. Tentunya kami mohon untuk Bapak, Ibu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” pinta Bupati Blora. Bupati Blora juga meminta agar mereka dapat menjadi contoh yang baik kepada para PPPK yang masih baru, dengan cara memberikan pelayanan yang prima, pelayanan dengan hati, untuk kemanfaatan bagi masyarakat. “Tentunya disiplin kerja tanggung jawab, kepatuhan terhadap semua aturan yang berlaku,” tandas Bupati Blora.