Admin
30 Desember 2025
KEJAKSAAN NEGERI BLORA
Satu keluarga dari Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tercatat ikut serta dalam program transmigrasi pemerintah ke Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk pemerataan penduduk dan pembangunan wilayah dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan penduduk serta memanfaatkan potensi sumber daya alam secara lebih efisien.
Keluarga yang terpilih berasal dari Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Blora, dan meliputi empat jiwa terdiri dari orang tua serta dua anak. Mereka ditempatkan di Desa Torire, Kecamatan Tore, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah sebagai lokasi tujuan transmigrasi tahun ini.
Proses seleksi peserta transmigrasi melibatkan beberapa tahapan yang diawali dari usulan daerah, di mana Pemkab Blora mengajukan tiga keluarga sebagai calon peserta pada tahun 2024 lalu. Seleksi akhir dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang menentukan kuota peserta transmigrasi untuk wilayah provinsi. Dari tiga keluarga yang diajukan, satu keluarga terpilih untuk diberangkatkan, sedangkan dua keluarga lainnya akan diajukan kembali pada tahun 2026 apabila kuota kembali tersedia.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinnaker) Kabupaten Blora, Endro Budi Dermawan, menjelaskan bahwa **calon peserta transmigrasi tidak ditentukan berdasarkan status ekonomi (seperti keluarga miskin), tetapi lebih kepada komitmen untuk bertahan dan mampu berkembang di lokasi transmigrasi yang baru. Dengan demikian, pendaftaran dilakukan secara terbuka tanpa kriteria desil tertentu, meskipun pada tahun ini peserta yang terpilih berasal dari desil ekonomi 1 (kategori masyarakat berpenghasilan sangat rendah).
Program transmigrasi merupakan bagian dari kebijakan pemerintah yang bertujuan mendistribusikan penduduk dari wilayah padat seperti Jawa dan Bali ke daerah yang relatif jarang penduduknya, seperti Kalimantan, Sulawesi, maupun Papua. Melalui program ini diharapkan dapat tercapai pemerataan penduduk, perluasan lapangan kerja baru, serta pengembangan potensi sumber daya alam di daerah tujuan transmigrasi.
Secara umum, transmigrasi juga dipandang sebagai strategi untuk memperkuat pembangunan nasional dan mengurangi kesenjangan wilayah, sekaligus memberikan kesempatan kepada perorangan atau keluarga untuk memulai hidup baru dengan dukungan fasilitas awal dari pemerintah. Program ini juga diperkaya dengan pembekalan keterampilan dan persiapan adaptasi sosial bagi peserta agar lebih siap menghadapi tantangan lingkungan baru di lokasi transmigrasi.