Admin
29 Desember 2025
KEJAKSAAN NEGERI BLORA
Sebanyak 100 tukang becak di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mendapatkan bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto. Penyerahan becak listrik tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, bersama Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Jawa Tengah, Minggu (28/12/2025). Salah seorang tukang becak yang mendapatkan bantuan becak listrik tersebut, Sukimin (58), merasa senang mendapatkan becak listrik yang ditaksir seharga Rp 22 juta itu. "Ya senang nyaman, kalau tarikan jauh sekitar 10 sampai 15 kilometer ya berani," ucap warga Desa Berbak, Kecamatan Ngawen tersebut.
Becak listrik tersebut mempunyai sejumlah fasilitas seperti tarikan gas di tangan, klakson, spion kiri kanan, lampu sein kiri kanan, lampu, alat charger, speedometer, hingga kunci becak. Pria yang sudah mempunyai tiga cucu itu mengaku telah bekerja sebagai tukang becak sejak tahun 1990. "Tahun 90 sudah mbecak, ngetem di Terminal Ngawen," terang dia. Sukimin mengaku hanya perlu setor KTP dan KK untuk bisa mendapatkan bantuan becak tersebut. Dirinya juga menjelaskan penumpang becak ontel saat ini sudah mulai sepi dan langka. "Penumpang becak ontel sudah langka, penghasilan sehari Rp15 ribu, itu pedagang yang jadi langganan," ujar dia.
Bantuan untuk Tukang Becak di Atas 55 Tahun
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, yang hadir secara langsung di Blora, mengatakan becak listrik tersebut merupakan bantuan langsung dari Presiden Prabowo Subianto kepada para pengemudi becak yang usianya di atas 55 tahun. "Program becak listrik ini bukan program yang tiba-tiba ataupun instan. Tapi ini sudah lama dibayangkan dan direncanakan oleh beliau. Ya, khususnya kepada para penarik becak yang seharusnya sudah tidak mampu untuk ngayuh becak yang lebih berat sehingga ada keringanan dengan menggunakan becak-becak listrik," terang dia. Dirinya menjelaskan becak listrik tersebut merupakan becak yang ramah lingkungan dan dapat mendukung kegiatan pariwisata di wilayah Blora. "Saat ini di Kabupaten Blora dibagikan becak listrik sebanyak 100. Dan di daerah-daerah lain juga sama, hampir sama. Dan secara keseluruhan ada kurang lebih ada 7.000-an yang sudah didistribusikan ke wilayah-wilayah khususnya di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur," jelas dia.
Satu Unit Becak Listrik Rp 22 Juta
Firman menyebut harga satu unit becak listrik tersebut sekitar Rp 22 juta yang diproduksi oleh PT Pindad. "Satu unit harganya sekitar Rp22 juta berimbanglah dengan sepeda motor. Sehingga nanti diharapkan masyarakat untuk memelihara betul-betul amanah yang diberikan oleh Pak Prabowo ini betul-betul dijaga, jangan sampai dipindahtangankan, ataupun jangan sampai digadaikan ataupun dijual, ataupun direntalkan sehingga tidak salah sasaran," terang dia. Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan fasilitas ataupun sparepart becak listrik juga mudah didapatkan. Selain itu, juga ada garansi satu tahun. "Ya, sparepart yang ada di becak itu sudah didesain, kemudian direncanakan dibuat pabrikan sesuai dengan kondisi yang memungkinkan bisa dipakai oleh masyarakat dan ini garansinya ada 1 tahun, dan sparepart yang ada di becak ini bisa mudah diperoleh di tempat-tempat yang umum bisa dibeli," ujar dia. Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah membagikan bantuan becak listrik secara gratis kepada warganya. "Harapan kami kepada Bapak Presiden Republik Indonesia untuk Blora mohon agar segera diberikan tambahan karena apa penduduk di Blora rata-rata kendaraan umumnya adalah becak," terang dia.