Admin
18 Desember 2025
KEJAKSAAN NEGERI BLORA
Pembangunan ruas Jalan Jepon–Bogorejo di Kabupaten Blora yang dibiayai APBD Blora tahun 2025 mengalami keterlambatan signifikan dari jadwal kontrak yang telah disepakati. Pekerjaan betonisasi sepanjang sekitar 1 kilometer yang dimulai pada 4 September 2025 seharusnya selesai pada 15 Desember 2025, namun hingga pertengahan Desember pengecoran masih berlangsung dan material seperti tanah urug masih menumpuk di badan jalan — menandakan proyek belum rampung sesuai target.
Dampak dari keterlambatan ini bukan sekadar molornya waktu pengerjaan, tetapi juga adanya ketentuan denda keterlambatan bagi kontraktor pelaksana. Sesuai ketentuan kontrak, denda dihitung berdasarkan satu per seribu dari nilai kontrak. Dengan nilai kontrak sekitar Rp 3,17 miliar, maka kontraktor terancam dikenai denda sekitar Rp 3 juta per hari jika pekerjaan tidak selesai tepat waktu.
Konsultan pengawas proyek menyatakan bahwa pekerjaan sempat terhambat akibat beberapa kendala teknis seperti pergantian tenaga kerja, cuaca hujan, serta gangguan terhadap rencana kerja. Akibatnya, progres di lapangan baru sekitar dua pertiga dari target yang direncanakan. Pihak DPUPR Blora pun telah memberi teguran agar kontraktor mempercepat pelaksanaan agar ambang denda dapat diminimalkan dan jalan bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat menjelang akhir tahun.
Masyarakat sekitar berharap bahwa kontraktor dan pemangku teknis akan mampu menyelesaikan pekerjaan sebelum akhir Desember, sehingga akses jalan yang lebih layak dan aman dapat segera dinikmati oleh warga, terutama menjelang libur akhir tahun yang biasanya memicu peningkatan mobilitas.
Keterlambatan proyek Jalan Jepon–Bogorejo bukan hanya soal waktu penyelesaian, tetapi juga mencerminkan tantangan dalam pengelolaan proyek infrastruktur publik yang melibatkan banyak aspek teknis dan manajerial. Konsekuensi denda harian menjadi pengingat penting bahwa kerja efektif dan disiplin kontraktual sangat menentukan kualitas layanan publik. Semoga percepatan dan pengawasan yang dilakukan kini bisa memastikan proyek ini selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat Blora — tanpa mengorbankan kualitas dan keselamatan pengguna jalan.