BERITA

gambar

Proyek Embung Karangjati Blora Molor, Anggaran Rp 8,59 Miliar

  Admin

  18 Desember 2025

  KEJAKSAAN NEGERI BLORA

Proyek pembangunan Embung Karangjati di Kabupaten Blora yang dibiayai melalui APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2025 mengalami keterlambatan penyelesaian dari jadwal yang telah disepakati. Pagu anggaran untuk embung ini mencapai sekitar Rp 8,59 miliar, dengan target awal penyelesaian fisik pada 28 November 2025, dan batas akhir kontrak pada 20 Desember 2025.

Pembangunan embung oleh kontraktor pelaksana CV Mitra Karya Mandiri dari Yogyakarta ini seharusnya rampung sesuai kontrak, namun pekerjaan fisik proyek hingga pertengahan Desember belum selesai dan masih berlangsung di lapangan. Keterlambatan itu mengakibatkan pelaksana proyek dikenakan sanksi denda keterlambatan sekitar Rp 8,5 juta per hari, sebagaimana diatur dalam klausul kontrak; selama sekitar 20 hari molornya penyelesaian, total denda yang harus dibayar mencapai sekitar Rp 170 juta

Teknis pembangunan Embung Karangjati mencakup dua area utama. Sisi utara embung memiliki kedalaman sekitar 5,5 meter dengan kemiringan sisi mencapai sekitar 11,3 meter, sedangkan sisi selatan dibangun dengan luasan sekitar 115 meter x 170 meter. Struktur embung ini dirancang untuk mendukung fungsi penampungan air irigasi serta pengendalian banjir, sehingga dapat membantu kebutuhan pengairan areal persawahan dan mendukung ketahanan pangan di wilayah setempat. 

Meskipun tertunda, proyek tetap dilanjutkan sembari pengawasan ketat dilakukan oleh konsultan pengawas yang ditunjuk. Pihak terkait menegaskan bahwa embung diharapkan dapat segera berfungsi sesuai peruntukannya setelah pekerjaan selesai, dan pengawasan akan terus dilakukan untuk memastikan bahwa konstruksi memenuhi spesifikasi teknis yang berlaku.

Keterlambatan proyek Embung Karangjati menjadi ilustrasi betapa pentingnya disiplin dalam pelaksanaan proyek publik yang berdampak luas bagi masyarakat — terutama yang terkait dengan ketahanan pangan dan pengelolaan sumber daya air. Meskipun pengenaan denda merupakan bentuk pengawasan kontraktual, penyelesaian yang tepat waktu dan berkualitas tetap menjadi kunci agar embung ini bisa segera dimanfaatkan secara maksimal oleh petani dan warga setempat. Semoga langkah percepatan yang dilakukan pelaksana proyek dan pengawasan oleh instansi terkait dapat menjamin fungsi embung secara optimal, serta memberi manfaat jangka panjang bagi peningkatan produktivitas pertanian dan mitigasi risiko banjir di Blora.

Activity Logs

There are 2 new tasks for you in “AirPlus Mobile APp” project:
Added at 4:23 PM by
img
Meeting with customer
Application Design
img
img
A
In Progress
View
Project Delivery Preparation
CRM System Development
img
B
Completed
View
Invitation for crafting engaging designs that speak human workshop
Sent at 4:23 PM by
img
Task #45890 merged with #45890 in “Ads Pro Admin Dashboard project:
Initiated at 4:23 PM by
img
3 new application design concepts added:
Created at 4:23 PM by
img
New case #67890 is assigned to you in Multi-platform Database Design project
Added at 4:23 PM by
Alice Tan
You have received a new order:
Placed at 5:05 AM by
img
New order #67890 is placed for Workshow Planning & Budget Estimation
Placed at 4:23 PM by
Jimmy Bold