Admin
15 Desember 2025
KEJAKSAAN NEGERI BLORA
Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kabupaten Blora melalui layanan kereta api mengalami peningkatan pada tahun 2025, menandai pertumbuhan kunjungan wisata asing di daerah ini dibandingkan tahun sebelumnya. Data yang dirilis oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menunjukkan bahwa sepanjang periode Januari hingga November 2025, sebanyak 941 wisatawan mancanegara menggunakan kereta api untuk masuk dan berwisata di Blora, meningkat sekitar 7 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 yang mencatat sekitar 879 wisatawan. Peningkatan kunjungan ini menjadi indikasi bahwa moda transportasi kereta api semakin diminati oleh wisatawan asing karena dinilai menawarkan pengalaman perjalanan yang nyaman, aman, serta memberikan pengalaman perjalanan lokal yang autentik.
Data tersebut juga memperlihatkan bahwa kunjungan wisatawan asing melalui kereta api tidak bersifat terpusat di satu lokasi saja, melainkan tersebar di beberapa stasiun di wilayah Blora. Stasiun Cepu menjadi titik keberangkatan terbesar dengan jumlah wisatawan mancanegara tertinggi, diikuti oleh Stasiun Randublatung, serta Stasiun Wadu dan Stasiun Doplang yang mencatatkan jumlah penumpang lebih kecil namun tetap terlibat dalam dinamika kunjungan wisatawan asing tersebut. KAI Daop 4 Semarang menyatakan bahwa pertumbuhan kunjungan ini tidak hanya mencerminkan minat wisatawan asing terhadap destinasi wisata lokal, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan sektor pariwisata di wilayah Blora.
Kenaikan jumlah wisatawan asing yang datang ini diyakini memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal Blora, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar wilayah stasiun dan objek wisata. Dengan lebih banyak wisatawan asing yang datang, peluang bagi pelaku usaha lokal untuk menawarkan produk dan layanan khas daerah menjadi semakin terbuka, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi setempat melalui peningkatan transaksi dan aktivitas pelayanan. Selain itu, tren peningkatan kunjungan ini juga menunjukkan bahwa sektor pariwisata masih menjadi komponen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Dengan tren positif tersebut, otoritas transportasi dan pariwisata diharapkan dapat terus memperkuat layanan dan integrasi antar moda transportasi, serta melakukan upaya promosi wisata yang lebih agresif untuk menarik lebih banyak wisatawan asing ke Blora. Harapannya, pertumbuhan wisatawan mancanegara ini tidak hanya terus meningkat, tetapi juga dapat berkontribusi pada peningkatan pengalaman wisatawan serta pembangunan ekonomi dan sosial di Kabupaten Blora ke depan.