Admin
12 Desember 2025
KEJAKSAAN NEGERI BLORA
Delapan pelajar hanyut di Sungai Lusi, tepatnya di wilayah Kelurahan Kedungjenar Kecamatan Kota. Dari jumlah tersebut, tiga anak selamat sementara lima lainnya masih pencarian. Dari pantauan lapangan, pukul 09.00 petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Blora, Kepolisian, TNI membagi tugas. Di beberapa titik. Mereka menyisir sungai. Petugas berenang, menyusuri sungai Lusi tersebut. Saksi mata Adit menyebut sekira pukul 06.00 ada anak-anak bermain di bantaran sungai Lusi. Mereka mendekati sungai. Namun seketika ada jeritan-jeritan. Sehingga pihaknya langsung mendekat. "Ada jeritan-jeritan, dari anak-anak. Minta tolong tenggelam," paparnya. Kemudian warga seketika mendekat dan membantu. Ada tiga anak yang berhasil diselamatkan.
Kapolsek Blora Kota, AKP Rustam menyebut semua anak yang tenggelam perempuan. Siswa dari sekolah boarding school Muhammadiyah. "Mereka sedang berkunjung ke rumah ustadnya. Rumahnya di perumahan dekat sini," bebernya. Saat berkunjung itu kemudian para siswa bermain ke sungai. Dari keterangan warga menurutnya acapkali siswa berkunjung ke rumah ustad itu. Bahkan mengadakan perkemahan. "Mereka sedang berkunjung ke tempat ustadz. Lalu bermain di sungai Lusi," tambahnya.
Saat ini pihak kepolisian dan tim gabungan masih melakukan pencarian. Sebab masih ada lima anak yang belum diketemukan. "Terpeleset atau apa masih belum tahu. Yang tiga diketemukan belum sadar dan masih trauma. Belum bisa dimintai keterangan," paparnya. Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar tidak memperkenankan anak-anak bermain di sungai, embung dan sekitarnya. Sebab saat ini musim hujan. Selain arus sungai deras, bantaran sungai dan pinggiran embung juga licin.