Admin
11 Desember 2025
KEJAKSAAN NEGERI BLORA
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora akan melakukan evaluasi pada pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) formasi tahun 2020. Namun, proses ini masih terkendala laporan internal dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Blora, Heru Eko Wiyono menjelaskan evaluasi dilakukan karena ratusan PPPK yang dilantik pada 2021 ini memasuki habis kontrak. "Saat ini masih menunggu hasil penilaian internal OPD, bulan ini harus selesai, sehingga dapat dilakukan perpanjangan ulang," ujar Heru, Rabu, 10 Desember 2025. la mengatakan, ada sebanyak 359 PPPK formasi 2020 yang dilantik pada 2021. Namun total tersebut berkurang 73 pegawai. 21 orang diantaranya karena meninggal dunia, sementara sisanya ditarik ke telah Kementerian Pertanian.
Lebih lanjut, Heru menjelaskan tahun ini seharusnya ada PPPK dari tiga OPD yang di evaluasi. Yakni Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda), Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Blora. "PPPK Penyuluh Pertanian saat ini ditarik ke Kementerian. Jadi kita hanya mengevaluasi dari Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan," terangnya. Untuk evaluasi pada PPPK formasi tahun 2021, pihaknya belum menjadwalkan. Namun ia menegaskan dengan sesuai aturan yakni apabila kontrak PPPK selama 5 tahun habis maka tetap akan dilakukan evaluasi.
"Formasi tahun 2021 yang dilantik pada tahun 2022 sejumlah 804 pegawai, namun total yang di evaluasi belum ditentukan karena harus melihat kondisi. Semisal ada yang meninggal berapa," kata dia.
Sebagai catatan, dari data yang diterima wartawan, Pemkab Blora telah melantik 7.265 PPPK dari formasi 2020 hingga 2024, dengan rincian :
1. Formasi 2020: 359 pegawai
2. Formasi 2021 : 804 pegawai
3. Formasi 2022: 1.785 pegawai 4. Formasi 2023: 1.734 pegawai 5. Formasi 2024 2.583 pegawai