Admin
10 Desember 2025
KEJAKSAAN NEGERI BLORA
Pada awal Desember 2025, DPRD Blora melakukan kunjungan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) — tepatnya ke Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga — dengan tujuan menyampaikan usulan pembangunan fasilitas olahraga di Kabupaten Blora. Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk mengajukan pembangunan sarana dan prasarana untuk cabang olahraga pencak silat, sebagai bagian dari upaya mengangkat prestasi dan mendukung atlet lokal.
Menurut pernyataan dari Wakil Ketua DPRD Blora, kunjungan dilakukan dengan itikad memperjuangkan fasilitas agar atlet pencak silat di Blora memiliki tempat latihan dan pertandingn yang layak.Pemerintah daerah dan DPRD berharap bahwa dengan fasilitas yang memadai, potensi atlet dari Blora — yang selama ini dikenal aktif di pencak silat — bisa berkembang lebih optimal, serta prestasi pada tingkat provinsi maupun nasional bisa diperkuat.
Namun, tanggapan dari pihak Kemenpora agak berbeda dari yang diharapkan: berdasarkan regulasi yang berlaku — sesuai dengan Perpres 120 Tahun 2022 Pasal 1 huruf (M) — pembangunan atau renovasi fasilitas olahraga termasuk tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blora (DPUPR Blora), bukan langsung oleh Kemenpora. Untuk sarana (misalnya peralatan olahraga) memang pengajuan bisa ke Kemenpora, tetapi prasarana fisik tetap harus melalui Dinas PU.
Artinya, meskipun DPRD Blora sudah mengajukan ke pusat, realisasi usulan infrastruktur olahraga — seperti arena latihan, gedung, atau sarana pendukung — masih bergantung pada koordinasi antara pemerintah kabupaten, DPUPR, serta regulasi nasional. Proses ini sedikit memperpanjang harapan masyarakat dan atlet lokal, terutama mereka yang menunggu fasilitas resmi untuk berlatih dan bertanding.
Usulan ini datang pada saat perhatian terhadap olahraga di Blora kembali meningkat — seiring dengan rencana pembangunan infrastruktur lainnya dan upaya optimalisasi anggaran daerah.
Bagi komunitas pencak silat dan pendukungnya, momentum ini dianggap sebagai kesempatan penting agar Blora bisa berkembang bukan hanya dari segi jalan dan fasilitas umum, tetapi juga pembinaan olahraga.