Admin
09 Desember 2025
KEJAKSAAN NEGERI BLORA
Kementerian Perhubungan akhirnya menyetujui usulan bantuan armada bus sekolah untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora. Namun, dari empat armada yang diajukan, hanya satu yang akan direalisasikan. "Usulan ke Kementerian empat armada, namun yang disetujui hanya satu armada," ujar Kepala Bidang LLAJ Dinrumkimhub Blora, Sunyoto, Senin, 8 Desember 2025. Sunyoto menerangkan, satu armada bus sekolah tersebut memiliki kapasitas 28 penumpang. Rencananya, bus tersebut akan mulai beroperasi pada 2026 mendatang dengan menggunakan APBD Blora 2026.
"Anggaran operasional kita anggarkan mulai tahun 2026 dan bus sekolah ini akan gratis sebagai wujud kehadiran pemkab kepada anak sekolah," katanya.
Untuk jalur armada bus sekolah, ia mengungkap hal itu masih dibahas. Namun dalam diskusi bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Blora, pihaknya telah mengkaji jalur Kunduran-Blora. "Setidaknya ada 10 titik sekolah dari SMP dan SMA sederajat. Beberapa SD juga ada, tapi untuk SD dominan dekat dengan rumah," terangnya. Meski hanya satu armada bus yang disetujui, menurutnya hal itu tetap dapat membantu mengurangi angka penggunaan kendaraan pribadi yang biasanya digunakan siswa di jalur tersebut. "Antusias siswa dalam kajian kita itu banyak yang mau beralih. Bahkan kalau cuma satu armada kemungkinan kurang, karena mengingat satu sekolah SMA bisa mencapai seribu siswa," terangnya.
Operasional bus itu, kata dia, rencananya juga sebagai sarana penunjang sekolah rakyat di Kabupaten Blora. "Sesuai program Presiden Prabowo, bahwa bus sekolah untuk menunjang kegiatan sekolah rakyat," terangnya. Sebelumnya diberitakan, Pemkab Blora mengajukan permohonan ke Kementerian Perhubungan untuk bantuan empat armada bus sekolah gratis. Pada permohonan itu Perkiraan anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp5,59 miliar, dengan asumsi satu armada senilai Rp1,4 miliar.