Admin
04 Desember 2025
KEJAKSAAN NEGERI BLORA
BLORA — Pemerintah Kabupaten Blora kembali mempertegas komitmen untuk memperbaiki infrastruktur jalan rusak di berbagai wilayah. Untuk mendukung upaya tersebut, Pemkab telah menyiapkan anggaran besar dan memprioritaskan pembangunan jalan sebagai bagian dari rencana jangka pendek dan menengah.
Menurut data yang dirilis awal tahun 2025, Pemkab Blora mengalokasikan dana mendekati Rp 430 miliar untuk program rehabilitasi dan perbaikan jalan. Anggaran ini dipersiapkan dari sejumlah sumber: bantuan dari pemerintah pusat (termasuk program Inpres Jalan Daerah / IJD), alokasi dari provinsi, Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), serta skema pinjaman daerah yang telah mendapatkan izin dari pemerintah pusat.
Bupati Blora, Arief Rohman, menyatakan bahwa angka tersebut merupakan sejarah anggaran terbesar untuk infrastruktur jalan sejak beberapa periode terakhir. Hingga saat ini, ada sekitar 103 ruas jalan yang tengah dalam proses pembangunan atau perbaikan.
Ruas-ruas strategis yang menjadi prioritas meliputi sejumlah daerah penghubung dan akses penting untuk mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Selain jalan, Pemkab Blora juga mengusulkan pembangunan bertahap untuk infrastuktur penunjang lain seperti gedung sekolah dan jaringan irigasi — sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan publik dan ketahanan pangan.
Dengan alokasi anggaran besar ini, harapannya adalah akses jalan di berbagai kecamatan di Blora dapat membaik — memperlancar transportasi, mendukung perekonomian lokal, dan memudahkan akses layanan publik seperti kesehatan dan pendidikan.
Namun, tantangan tetap ada: koordinasi antar-pemerintah (pusat, provinsi, kabupaten), pemantauan kualitas konstruksi, serta kelengkapan regulasi dan administrasi proyek harus dipastikan agar anggaran besar tersebut digunakan secara efektif dan tepat guna.
Langkah Pemkab Blora menggenjot perbaikan jalan dengan alokasi Rp 430 miliar menunjukkan komitmen nyata terhadap pembangunan infrastruktur. Jika pelaksanaan dilakukan secara efisien dan transparan, masyarakat diharapkan segera merasakan manfaatnya — baik dari segi mobilitas, akses layanan, maupun peningkatan kesejahteraan. Semoga upaya ini membawa perubahan nyata bagi Blora ke depan.