Admin
03 Desember 2025
KEJAKSAAN NEGERI BLORA
Kebakaran hebat menghanguskan dua rumah di Dukuh Baran, Desa Sambiroto, Kecamatan Kunduran, pada Selasa (2/12) pagi. Seluruh isi bangunan musnah dilalap api, termasuk dua ekor sapi, satu mobil, dan dua sepeda motor milik penghuni rumah. Peristiwa tersebut menimpa kediaman Suwoto (67), warga RT 05 RW 01. Berdasarkan keterangan warga, api mulai terlihat sekitar pukul 06.15 WIB dan langsung membesar. “Saat kami sadar, kobaran apinya sudah tinggi dan langsung merembet ke dua rumah sekaligus,” tutur Wati, salah satu warga sekitar. Wati menambahkan, saat kejadian, Suwoto tengah berada di sawah. Rumah yang terbuat dari kayu membuat api cepat menjalar dan menghancurkan isi bangunan dalam waktu singkat. “Semua habis. Dua sapi ikut hangus. Motor sama mobilnya juga terbakar semua,” jelasnya.
Kapolsek Kunduran, Iptu Budi Santoso, membenarkan insiden itu. Ia mengungkapkan bahwa kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pemilik rumah sebelum berangkat ke sawah. “Penyebab awal diperkirakan dari puntung rokok yang masih menyala dan dibuang ke tumpukan sampah dekat kandang sapi,” terang Budi. Menurut Budi, anak Suwoto, Lilis Puji Lestari (35), yang saat itu berada di depan rumah sedang menyuapi anaknya, mendengar suara letupan seperti benda terbakar. Ketika mengecek ke dalam, ia melihat asap pekat dan api sudah membakar bagian belakang rumah. Lilis kemudian panik dan berteriak minta tolong. Warga segera berdatangan membantu, namun api sudah terlanjur membesar. Petugas damkar dan kepolisian yang tiba tidak lama setelah laporan masuk hanya bisa melakukan pemadaman. Tujuannya untuk mencegah api merembet ke bangunan lain.
Budi menjabarkan sejumlah barang berharga yang turut hangus dalam kejadian tersebut. Mulai dari mobil Mazda, dua sepeda motor, peralatan rumah tangga, perhiasan, uang tunai, hingga dua sertifikat tanah. “Kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta,” jelasnya. Hasil pemeriksaan awal menguatkan dugaan bahwa percikan puntung rokok menjadi pemicu utama kebakaran. “Korban mengakui sebelum ke sawah sempat membuang puntung rokok yang masih menyala ke tumpukan sampah di kandang sapi,” tutup Budi.