Admin
03 Desember 2025
KEJAKSAAN NEGERI BLORA
Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (DindagkopUKM) Blora mencatat retribusi pasar mencapai Rp 6,9 miliar. Jumlah tersebut akan difungsikan untuk meningkatkan pelayanan dan perbaikan talang serta drainase pasar pada tahun selanjutnya. “Jadi capaian retribusi paaar Blora itu per 30 November sudah 97 persen atau sekitar Rp 6,915 miliar. Untuk target retribusi pasar 2025 ini sebesar Rp 7,1 miliar,” ujar Kepala Bidang Pasar DindagkopUKM Blora Margo Yuwono. Ia menambahkan, untuk target 2025 ini optimis akan tercapai dan bahkan bisa lebih dari 100 persen. Target retribusi pasar tersebut mendapat evaluasi dari Pemkab Blora yang awalnya Rp 9,7 miliar menjadi Rp 7,1 miliar. "Untuk target pembayaran retribusi pasar itu menyasar pedagang pasar, kebersihan pasar, sewa lahan, dan bangunan diluar pasar yang jadi pengelolaan DindagkopUKM Blora,” ucapnya.
Pihaknya menyampaikan, target pendapatan dari retribusi pasar itu setiap tahun mengalami kenaikan. Dari 2024 target retribusi Rp 6,5 miliar, tahun 2025 Rp 7,1 miliar dan pada 2026 Pemkab Blora menetapkan target sebanyak Rp 10 miliar. “Dengan pembayaran retribusi ini diharapkan setiap tahun pasar semakin membaik dan membenahi permasalahan utama yakni talang dan drainase menjadi perhatian dari bangunan pasar yang ada. Segera akan kami lakukan perbaikan,” ujarnya. “Pendapatan dari retribusi pasar ini digunakan untuk meningkatkan pelayanan pasar ke pedagang,” imbuhnya.